Senin, 11 Juli 2011

Johan : Jodoh di Tangan Tuhan

Diposting oleh miss_eka di 7/11/2011 06:43:00 AM
Cinta, lagi-lagi satu hal universal dari hidup kita yang punya sifat abstrak namun membekas di hati. Paling kuat pula rasanya. Wah wah wah…. ^^

Kita kerap menghubungkan perasaan cinta dengan rasa sayang, kasih, saling menjaga, dan memiliki tentunya. Nah berbicara soal cinta, tentu kita harus membatasi cinta seperti apa yang akan kita bahas? karena sekali lagi, cinta sangat luas batasannya.

___ Kali ini, eka lagi ingin menuliskan tentang cinta diantara dua insane kali yee,,,ecieee tumben yak. Nah ini sebenarnya ada dasarnya juga, dilatarbelakangi oleh kisah cinta salah satu dosen saya. Loh !

Ho’o jadi setelah mendengar kisah haru biru percintaan beliau, sy jadi flashback ke cerita ortu saya sendiri. Kisahnya sih gak sama, namun punya benang merah yang sejalan. Well, intinya kita akan membahas soal JODOH,,hahha nah lo, berat gila kand !

____ Bukan sekali dua kali sy mendengar kisah cinta sepasang insan, yang pada akhirnya tak berujung sesuai impian. Tentu kalo pasangan dewasa, mimpi mereka akan memuncak di pelaminan. Tapi, kenyataan sering tak sesuai harapan, pupus aja tuh cinta yang sudah dipupuk, disemai, disirami, dirawat, dijaga, wah udah kayak tanaman ya,,hihhiii

Cinta itu soal hasrat, jodoh akhirnya pilihan. Banyak orang mengaku mereka memilih orang sebagai pasangan hidup justru bukan orang yang paling mereka sayangi,,,hikss,,klu anak ABG udah pasti netes lah air matanya..
perih memang perih, tp tak dapat kita pungkiri kadang cinta memiliki keliaran tersendiri, yang berbeda dengan rumus sosok pilihan ideal kita.

__ Banyak cinta yg berhasil menyentuh dinding hati terdalam justru tak bisa dibawa melaju jauh, dan langgeng.*kutip dari mba AE* Dan pernyataan ini, bukan pendapat atau imaji saya loh. Karena ini merupakan hasil survey yang tak sengaja yang saya dapatkan dari berbagai cerita pada beberapa pasangan yang punya keluarga cukup harmonis. (pemirsa jangan terlalu tegang ya,,hu hu hu #apeusih)

Cinta yang sangat kuat, yang sangat dramatis, yang sangat emosional, pada akhirnya juga menakutkan untuk dilanjutkan. Gak percaya kan? Sebagian kita menganggap cinta harus diperjuangkan! Hm, tunggu dulu. Hal itu tercipta karena kita berada dalam pemikiran masa muda, tau sendiri kan masa muda seperti apa. Jiwa muda identik dengan kerja keras, perjuangan, pantang menyerah plus ingin eksistensi diri yang terlihat kuat. Padahal jika kita melabuhkan pemikiran pada porsi usia dewasa, dijamin pemikiran kita pasti gak sedangkal itu. (siap-siap diserbu ABG lah sy *tutup muka* ^_^)

Cinta mati kerap bersemburat drama yang menancap kuat di hati dan terus mengobarkan rindu. Sampai kapanpun nggak akan kita lupa. Cinta yg sensasional dan bermagnet, pada akhirnya sering hanya jadi bagian dari sejarah asmara, yang tercipta untuk jadi memori abadi belaka. Gak percaya? Tanya aja kisah cinta ortu kita. Atau kurang yakin? Coba Tanya om tante kita, kalo perlu tanyakan pula kisah cinta kakek nenek kita,,hayo…hayyoo…^^

Itu sebabnya ada nasehat, kalau kita cinta mati pada seseorang jangan diumbar emosi asmaranya. Nanti membunuh kemungkinan lanjut guys..hehee…*just my opinion*

Eh tapi serius loh, rata-rata cerita cinta pasangan ortu kita pasti gitu. Klu memang ortu kalian ada yg memang kisah cintanya dari jaman duluuuu, wah satu dari sekian banyak, dan mungkin bisa menjadi pendamping kisah Romeo Juliet versi nyata. (hm, emang kisah Romeo Juliet itu fiksi ?)

Nah, bagi yang sementara memilih pasangan hidup? Bohong, kalau mereka gak pake pertimbangan. Di sinilah cinta akhirnya bertarung dgn logika. Yang terpilih sbg jodoh akhirnya cinta yg normatif, yg lempeng-lempeng aja, gak bnyk sensasi tapi aman buat masa depan. Iyalah, LOGIKa umumnya keluar jadi pemenang daripada HATI. Seperti yang udah dituliskan diatas, bahwa kisah cinta masa muda kita hanya jadi sejarah asmara yang tercipta sebagai memori abadi huaa,,,sedih yoo,,tp ‘sedih’ itu buat ABG yang doyan termehek-mehek. Klo org yg konon udah dewasa, itu mah hanya akan jadi hal lucu dan katanya bikin mereka merinding sendiri. Ini katanya loh ya! Eka juga gak merasa dewasa-dewasa amat, ini kan pengalaman orang tua kite boo ! wkwkwk sok dewasa nih ^^

___ Tapi sbgai perbandingan, coba aja kita kenang-kenang jaman cinta monyet-monyet kite, siapa yg jd merasa geli sndiri ? silahkan acungkan tangan, dan pasti kita udah tersipu-sipu sendiri. Terlepas cinta tersebut berujung pada kata Jadian/Pacaran ataupun gak, yg pasti ketika pertama anda jatuh cinta pasti akan banyak hal-hal giLa yg jika anda kenang saat ini bisa bikin kita senyam-senyum ala-ala pokea ^^

Nah gitu juga kali, perasaan yang dialami ortu kita yang kini sudah berbahagia dengan pasangan yang ‘katanya’ bukan cinta sejati mereka, namun pada akhirnya harmonis dalam mahligai rumah tangga, ecieeee Eka tulisannya ampuun dijee wkwkwkkk

>>>>> Nah, ini mungkin bisa jd salah satu tips, bagi kita yg sedang dimarahi ortu, coba aja minta ceritakan masa lalu perjalanan cinta mereka, wkwkw pasti marahnya langsung reda. Karena biasanya menceritakan kisah cinta lalu masa muda bisa jadi hal paling excited bagi ortu kita haahaayy  Tapi, liat sikon juga nyooo. Okeehh.

Wel, udah dulu dah curhatan kali ini hehhe selamat nah. Bagi yang sudah baca anda telah membaca curcol seorang eKA.. seLamat nahh. Dari catatan ini, sama sekali tak ada maksud melarang anda bercinta di masa muda, hehhe. Kan katanya NIDJI “cinta masa muda cinta paling indah “

Oke and the last sy punya kutipan dari seseorang yg sy kutip dari twiterannya dia, cekidot:

"Gue cinta mati sama Ray. Dia laki-laki yg plg mampu menghidupkan hati gue. Tapi buat jadi suami, gue takut milih dia..." Rani, 25

*baca note ini diiringi Lagu T2 yang ‘Tak Jodoh’ wkwkk, seirama banget*

1 komentar:

latif anshori mengatakan...

wo ooooo ,,, betul2, aku yo kadang memilih logika sebagai jalan keluar hhehehehe

Tayangan halaman minggu lalu

Pengunjung Eka ^_^

 

Mind of eka Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea